Instalasi Joomla
Joomla! adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat atau
membangun sebuah website dinamis yang dilengkapi berbagai fasilitas yang
mendukungnya. Joomla! termasuk dalam kategori aplikasi CMS (Content Management
System) open source, artinya dapat Anda pergunakan dengan sebebas-bebasnya atau
bebas untuk mengoperasikannya. Sejarah Joomla! sendiri awalnya dikembangkan
dari aplikasi CMS lainnya yaitu Mambo.
Spesifikasi Minimum yang dibutuhkan
oleh Joomla sendiri
adalah sebagai
berikut:
1. Apache 1.3
2. Database MySQL 3.23
3. PHP 4.3.10
Pada
Tutorial ini saya menggunakan versi stabil Joomla yakni versi 2.5.4.
Anda dapat mengunduh/download paket installer Joomla ini di http://www.joomla.org.
Tahap-tahap instalasi Joomla di computer:
1. Extract
paket joomla ke suatu folder dengan nama folder yang akan
anda bangun. Contoh : situs
2. Copy
folder hasil Extract paket joomla tadi pada folder C:\xampp\htdocs
1. Buka
browser dan ketikkan pada address-nya http://localhost/situs
2. Choose Language
Pilihlah Bahasa yang paling anda kuasai, sebaiknya pilih
bahasa en-GB-English (United Kingdom),
lalu klik tombol next
3. Pre
Installation Check
Muncul Jendela Pre-Instalation Check. Tahap ini menginformasikan
setting yang dibutuhkan oleh Joomla,
kemudian klik tombol Next
4. Licence
Agreement
Muncul Jendela Licence. Pada tahap ini, diberitahukan
bahwa Joomla merupakan aplikasi open source dengan lisensi GNU/GPL.
Kemudian klik tombol Next
5. Database Configuration
Jendela ini menampilkan konfigurasi untuk data base, Isikan sesuai yang anda inginkan, contoh :
- Database
Type =
mysql
- Host Name
=
localhost
- User Name =
root (root merupakan tingkat/derajat tertinggi user dalam
sebuah system computer)
- Password =
dikosongkan saja (catatan : password sengaja dikosongkan,
karena nantinya harus dikonfigurasi, yakni : config.inc.php
di
localhost dan config.php di hosting tempat penyimpanan
database)
- Data base name = dbsitus
Setelah selesai klik tombol Next.
6. FTP
Configuration
Untuk sitem operasi windows atau OS Windows pada Option
Enable FTP file system layer kita pilih No,
kemudian klik Next
7. Main Configuration
Pada halaman konfigurasi ini, isilah sesuai yang anda inginkan, contoh :
-
Site Name =
Nama Website (contoh:situs)
- Your Email = situs@gmail.com
- Admin
Password = situs01
- Confirm
Admin Password = situs01
Kemudian, klik Next
8.
Instalasi telah berjalan
sukses dan selesai, tapi sayangnya kita tidak memiliki akses ke halaman Joomla.
Maka untuk bias mengakses halam Joomla (Front End dan Back End), Joomla meminta
kita untuk menghapus instalasi direktori atau Directory Installation.
Direktori tersebut berada di C:\xampp\htdocs\situs, maka
hapuslah direktori atau folder installation.
Tujuan dari penghapusan file installasi
adalah
untuk menjaga keamanan akses agar tidak mudah di hack oleh orang lain.
9. Setelah, menghapus folder installasi, buka kembali http://localhost/situs, joomla siap digunakan.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar